#GenLangitBiru
Assalamualaikum!
Halo! Selamat datang di Blognya-dilla!
Jika kamu membaca
tulisan ini tanpa basa-basi langsung saja, saya ingin bertanya.
Pernahkah kamu melihat langit? Bagaimana rasanya melihat
langit? Deskripsikan langit yang pernah kau lihat itu. Sekarang, sebelum kamu
menjawab pertanyaan yang sudah saya lontarkan maka saya ingin memberitahu
jawaban saya terlebih dahulu.
Saya pernah melihat langit, apalagi jika langit itu sedang
cerah tidak berawan dan yang terlihat hanya hamparan warna biru, rasanya melihat
langit adalah silau, karena saya
lebih menyukai langit yang cerah tanpa awan yang hanya berisikan matahari yang
bersinar terang dan warna biru. Kenapa? Saya tidak suka langit berawan apalagi
mendung atau gelap maupun hujan. Sekali lagi, kenapa? Karena saya tidak bisa
melihat sesuatu bersinar yang menyilaukan yaitu matahari. Entah mengapa, saya
sangat suka matahari. Tidak akan ada kehidupan di bumi ini tanpa ada matahari,
meskipun menyilaukan tapi matahari itulah yang mebuat kita bisa hidup, ia
menyilaukan dan hampir tidak bisa dilihat dengan mata telanjang karena
bisa-bisa mata kita terbakar. Mengapa? Karena matahari itu adalah sumber
kehidupan dan menurut saya ia terlalu cantik, indah,dan mengagumkan jika hanya
dilihat dengan mata telanjang. Semua sumber darinya dengan 1000 manfaat dan ia
sangat mengagumkan sampai-sampai jika kita melihat dengan mata telanjang mata
kita bisa rusak karena matahari. Sekarang mengapa? Matahari itu adanya di
langit. Tentu, ia ada diatas kita. Sekarang, mengapa generasi langit biru?
Generasi langit biru adalah generasi milenial yang lebih mementingkan kualitas
hidup untuk masa depan yang lebih baik. Mengapa langit biru? Langit adalah
suatu area yang sangat luas, sangat, sangat, sangat luas. Generasi milenial
adalah adalah langit itu. Generasi yang memiliki cakupan dan jangkauan yang
sangat luas. Mengapa biru? Biru adalah kondisi terbaik daripada langit. Kondisi
langit yang berwarna biru artinya langit itu sedang dalam keadaan cerah,
keadaan sempurna! Dan langit yang sedang biru adalah kualitas terbaik.
Pernahkah kalian mendengar tentang proyek Pertamina yaitu, Proyek Langit Biru
Cilacap atau Cilacap Blue Sky Project?. Proyek Langit Biru Cilacap atau Cilacap
Blue Sky Project adalah proyek yang baru diluncurkan pertamina untuk meningkatkan
kualitas BBM yang semula RON 88 yaitu bahan bakar premium, menjadi RON 92 yang
tidak lain lagi adalah pertamax. Mengapa langit biru? Seperti yang sudah saya
utarakan diatas, langit biru adalah kondisi tercerah, terindah dan sempurna!
Langit biru dipilih karena langit biru adalah kualitas terbaik dan sempurna.
Nah, mengapa sih pertamina membangun proyek ini?. Seperti diatas, pertamina
mencoba untuk meningkatkan kualitas BBM sehingga kualitas lingkungan tetap
terjaga. Sekarang mari kita lihat table perbandingan BBM RON 88 dan RON 92
RON 92
|
RON 88
|
Mampu
menerima tekanan pada mesin kompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan
optimal pada gerakan piston. Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan pertamax
lebih maksimal
|
Penggunaan
premium dalam mesin kompresi tinggi akan menyebabkan knocking. Knocking
menyebabkan tenaga mesin berkurang sehingga terjadi pemborosan atau
inefisiensi
|
Bahan
bakar bebas timbal
|
Knocking
berkepanjangan mengakibatkan kerusakan pada piston sehingga komponen tersebut
lebih cepat diganti
|
memiliki zat aditif yang bersifat detergency
atau pembersih. Adanya zat aditif ini memberikan efek kebersihan mesin yang
lebih terjaga
|
Premium tidak
memiliki zat aditif, sehingga kondisi mesin kurang berfungsi prima dan
terjaga
|
Menghasilkan
Nox dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit dibanding premium
|
Menghasilkan
Nox dan Cox dalam jumlah besar
|
Setelah melihat tabel perbandingan bahan bakar RON 88 dan
92, apakah kalian bisa membedakan?. Tentu bahan bakar dengan RON 92 memiliki
kualitas yang jauh lebih baik, sempurna misalnya seperti langit biru! Generasi
langit biru adalah generasi milenial yang lebih mementingkan kualitas untuk
masa depan yang lebih baik, karena lebih baik kita memilih yang memilik
kualitas yang bermutu dan lebih baik agar kita bisa mempunyai masa depan yang
cerah sama seperti langit biru, yaitu masa depan yang cerah, luas dan sempurna.
Nah, sekarang pernakah kalian bertanya-tanya mengapa langit
bisa berwarna biru?. Langit bisa mempunyai warna biru yang indah karena ada interaksi
antara sinar matahari dan atmosfir bumi. atmosfir bumi ini memiliki
butiran-butiran partikel debu dan molekul-molekul gas. sinar matahari akan
bertemu dengan molekul dan partikel tadi . warna sinar matahari tadi yang berhasil melewati
atmosfir adalah merah dan kuning yang cenderung memiliki gelombang sinar yang
panjang, sedangkan warna biru yang gelombangnya pendek akan cenderung terpantul
kembali ke atas atmosfir dan itulah mengapa langit berwarna biru. Sekarang,
kenapa saya harus menjelaskan langit bisa berwarna biru? Anggap saja bahwa kita
generasi milenial adalah sinar matahari itu, dan bumi yang ingin kita sinari
adalah masa depan kita atau sesuatu yang ingin kita tuju. Nah, yang akan
terlihat atau terpantul cenderung sinar yang memiliki gelombang yang pendek
maka pendek tidak selalu hal buruk,karena pada panjang gelombang maka semaking
pendek gelombang, makin tinggi energi yang dihasilkan. maka pendek disini
adalah dia memiliki energi tertinggi atau terkuat sehingga ia dapat mencapai
bumi dan akhirnya terpantul kembali ke atmosfir sehingga bisa membuat langit
kita menjadi biru dan indah. Kita bisa menarik kesimpulan bahwa jika kita mau
masa depan terlihat indah dipandang baik oleh banyak orang maka jadilah yang
terbaik menghasilkan kekuatan tertinggi dan selalu pilih kualitas terbaik.
Sincerely,
Dilla
Jawa Barat, Indonesia
p.s Tulisan ini diikut sertakan pada kompetisi Vlog dan Blog Challenge yang diadakan Pertamina :) beberapa hal tentang perbedaan RON 92 dan 88 diambil dari hasil penjelajahan internet.
